Tuesday, July 9, 2013

1 Doa Nabi Muhammad SAW yang Ditolak Allah


Terdapat banyak riwayat tentang beberapa permintaan rosulullah sholallahu 'alaihi wasallam kepada Allah taala. 3 permintaan untuk umat beliau. Diantara riwayat-riwayat yang shohih adalah hadist pada shohih muslim yang diriwayatkan dari Sa'ad berkata :

Bahwa suatu ketika rosulullah sholallahu 'alaihi wasallam datang dari 'aliyah, dan ketika melewati masjid milik bani mu'awiyah beliau masuk dan sholat 2 rakaat, dan kamipun turut sholat bersama beliau. Beliau berdoa sangat lama. Setelah selesai, beliau berpaling kepada kami dan bersabda : aku meminta kepada tuhanku 3 permintaan, 2 dikabulkan dan 1 tidak. Aku meminta kepada tuhanku agar tidak membinasakan ummatku dalam (adzab) satu tahun dan itu dikabulkan. Dan aku meminta agar ummatku tidak dibinasakan dengan ditenggelamkan (dan semisalnya) dan itu dikabulkan. Kemudian aku meminta agar umatku tidak saling bermusuhan dan itu tidak diberikan kepadaku.

Dalam hadist tersebut terdapat mukjizat kenabian, bahwa beliau sholallahu 'alaihi wasallam telah mengkabarkan akan hal yang akan terjadi. 2 hal yang diminta agar tidak terjadi atas ummatnya kelak dan itu dikabulkan yaitu agar ummat ini tidak dibinasakan sebagaimana umat-umat terdahulu dibinasakan hanya karena mengurangi timbangan misalnya, dan semua kaum dibinasakan dan digantikan dengan manusia yang baru. Tapi itu tidak akan terjadi pada umat ini.

Dan hal yang terakhir adalah beliau meminta agar umat ini tidak saling bermusuhan atau agar tetap bersatu, akan tetapi tidak diberikan. Faedah dalam hal ini adalah adanya kabar dari beliau -sholallahu 'alaihi wasallam- bahwa perpecahan ummat benar-benar akan terjadi. Timbulnya banyak golongan dan fitnah terjadi dimana-mana sehingga kebenaran terlihat samar-samar. Hampir tidak bisa dibedakan antara mana yang benar dan mana yang salah kecuali orang-orang yang dirahmati oleh Tuhannya.

Rosulullah sholallahu 'alaihi wasallam juga pernah bersabda :

لَتَتْبَعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ

Artinya : sungguh kalian akan mengikuti sunnah (adat/perilaku) umat sebelum kalian.

Yang beliau maksud umat sebelum kalian adalah yahudi dan nasrani, bahwa telah terjadi pada agama mereka perpecahan ummat dan timbulnya fitnah-fitnah. Dan hadist dalam shohih muslim diatas, bahwa beliau mengkabarkan kembali bahwa perpecahan benar-benar akan terjadi pada umat ini.

Maka kita diperintahkan untuk berpegang teguh dengan al-qur'an dan as-sunnah agar tidak terjerumus dalam fitnah. Juga agar kita dapat bersiap-siap menghadapi badai perpecahan yang akan terjadi.


Sumber : tidak diketahui

No comments:

Post a Comment