Saturday, April 20, 2013

Perihal Siapakah Nabi Idris Sebenarnya


Nabi Idris a.s. ialah salah seorang rasul dan nabi yang diturunkan oleh Allah SWT untuk membimbing manusia ke jalan yang benar. Nabi Idris merupakan rasul kedua dari 25 rasul yang wajid diketahui oleh umat Islam.

Tidak banyak keterangan yang didapati tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-kitab tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57 : “56 - Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris yang terdapat tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam a.s. putera dari Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam a.s. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi nabi setelah Adam dan Syith, menurut kitab tafsir 1000 tahun selepas Nabi Adam a.s wafat.

Nabi Idris dianugerahkan kepandaian di dalam pelbagai disiplin ilmu kemahiran serta mencipta peralatan yang digunakan manusia sekarang ini seperti penulisan, matematik, astronomi, dan lain-lain. Menurut sebuah kisah, terdapat satu masa dimana kebanyakan manusia telah melupakan Tuhan, dan bumi telah dihukum dengan kemarau. Walau bagaimanapun, Nabi Idris a.s. telah berdoa ke hadirat Allah SWT dan berakhirlah musim kemarau tersebut dengan turunnya hujan.

Nabi Idris menurut riwayat, bermukim di Mesir dimana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta memberi beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamatkan diri dari siksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.

Menurut sebuah buku The Prophet of God Enoch : Nabiyullah Idris, Idris ialah nama Arab bagi Enoch. Beliau dinyatakan di dalam Al-Quran sebagai manusia yang dipilih oleh Allah SWT sehingga beliau diangkat ke langit.

Satu kepercayaan yang tidak dipastikan kesahihannya mengatakan bahwa piramid telah dibina sebagai merujuk kepada Nabi Idris a.s. karena di kawasan itulah di mana beliau diangkat ke langit.

Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :
  1. Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kepada kemenangan.
  2. Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat daripada Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
  3. Apabila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan sholatmu.
  4. Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntut sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
  5. Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan pujian kepada Allah.
  6. Janganlah iri hati kepada orang-orang yang bernasib baik , kerana mereka tidak akan banyak dan lama menikmati nasib baiknya.
  7. Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatupun akan memuaskannya.
  8. Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehinya itu.
Firman Allah bahwa Nabi Idris diangkat martabatnya, Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahwa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat, dibawa oleh seorang malaikat. Wallahu a’alam bissawab.


Sumber : tidak diketahui

No comments:

Post a Comment